Minggu, 08 Juli 2012

Perhiasan Romawi Ditemukan di Makam Jepang Kuno

Perhiasan Romawi Ditemukan di Makam Jepang Kuno
Sebuah perhiasan dari kaca yang diyakini dibuat oleh pengrajin Romawi ditemukan di sebuah makam kuno di Jepang, para peneliti mengatakan, bahwa ini adalah tanda pengaruh kekaisaran tersebut mungkin telah mencapai tepi Asia.
Pengujian telah mengungkapkan bahwa tiga buah manik-manik kaca yang ditemukan di “Utsukushi”, gundukan makam dari abad kelima di Nagaoka, dekat Kyoto, mungkin dibuat pada suatu waktu diantara abad pertama dan abad keempat, hal ini berdasarkan penuturan Balai Penelitian Properti Budaya Nara.
Lembaga yang didukung pemerintah tersebut baru-baru ini selesai menganalisis komponen dari manik-manik kaca, berdiameter lima milimeter (0,2 inci), dengan sedikit fragmen emas yang melekat.
Ditemukan bahwa manik-manik berwarna kuning muda dibuat dengan natron, bahan kimia yang digunakan untuk mencairkan kaca oleh pengrajin di kekaisaran, yang mengantikan Republik Romawi pada 27 SM dan akhirnya berakhir dengan Kejatuhan Konstantinopel pada tahun 1453.
Manik-manik, yang memiliki lubang ditengahnya, dibuat dengan teknik multilayering, metode yang relatif canggih di mana pengrajin menumpuk lapisan kaca, dan kadang menambahkan lapisan emas di antaranya.
“Manik-manik itu adalah salah satu produk kaca berlapis tertua yang ditemukan di Jepang, sebuah aksesoris yang sangat langka dan diyakini dibuat di Kekaisaran Romawi, kemudian dikirim ke Jepang,” kata Tomomi Tamura, seorang peneliti di lembaga ini.
Kekaisaran Romawi terkonsentrasi di sekitar Laut Mediterania dan membentang ke arah utara yang sekrang dikenal sebagai Inggris. Dan temuan di Jepang, yang jaraknya sekitar 10.000 kilometer dari Italia, mungkin adalah titik terang sampai sejauh mana pengaruh kekaisaran tersebut di Timur, kata Tamura.
“Ini juga akan diikuti dengan penelitian yang lebih lanjut tentang bagaimana mereka bisa menemukan jalan ke Jepang,” katanya.

Seekor Anjing "Dekap" Bayi Telantar di Kolong Jembatan

Seekor Anjing "Dekap" Bayi Telantar di Kolong Jembatan - Seekor anjing menjadi pahlawan di Ghana setelah semalaman menjaga bayi laki-laki berumur dua minggu yang dibuang orangtuanya.
Seekor Anjing Dekap Bayi Telantar di Kolong Jembatan
Menurut pihak berwenang, anjing dan bayi itu ditemukan di kolong jembatan di Kota Winkogo, tak jauh dari pertanian tempatnya tinggal. Saat ditemukan anjing itu seperti memeluk si bayi, seolah melindunginya.
Yang dicari sebenarnya adalah si anjing, bukan bayi itu. Majikannya cemas karena anjing itu tidak juga pulang sampai malam.
Sejumlah orang kemudian melacaknya di ladang dan hutan di sekitar tanah pertanian itu. Sampai akhirnya anjing itu ditemukan di kolong jembatan. Orang-orang itu kaget melihat anjing itu bergelung melindungi bayi yang masih merah itu, Ghana News Agency melaporkan.
Bayi itu sendiri dalam kondisi sehat, meskipun mengalami sedikit infeksi karena tali pusarnya belum dipotong. Oleh pihak berwenang, si bayi langsung diberi vaksin dan kini dalam perawatan direktorat kesehatan setempat.
Direktur Kesehatan Distrik Talensi-Nabdam Rosemary Azure menduga orangtua bayi itu adalah para remaja. Polisi kini menyelidiki kasus tersebut.

Ini Gila! Azarbaijan Pindah Sholat Jumat ke Hari Sabtu

Azarbaijan Pindah Sholat Jumat ke Hari Sabtu
Komite Nasional Bagian Urusan Agama Republik Azarbaijan memerintahkan kepada para khatib masjid diseluruh penjuru Negara untuk melaksanakan shalat Jumat kemarin, diganti Sabtu (30/06) hari ini.
Alasan pemindahan tersebut karena dinilai mengganggu jam kerja, karena hari Jumat di Azarbaijan termasuk hari kerja resmi negara.
Menurut pemerintah Azarbaijan, pemindahan shalat Jumat ke hari Sabtu diharapkan dapat mengurangi kinerja para pegawai dan pekerja pemerintah.
Libur resmi pemerintah Azarbaijan adalah hari Sabtu dan Minggu, yang memungkin bagi pegawai pemerintah tidak terganggu jam kerjanya.
Menanggapi alasan pemerintah, khatib Masjid Masyhadi Dodosh, H Shahin Hasanali mengatakan, pemindahan tersebut dinilai sebuah sentimen politik belaka.
“Pemerintah khawatir shalat Jumat menjadi ajang pendidikan politik yang bisa mencoreng wibawa pemerintah. Yang namanya sholat Jumat tidak bisa dipindah hari,” ujarnya.
Republik Azarbaijan adalah negara kecil yang mayoritas penduduknya beragama Islam. Dilaporkan, jumlah komunitas muslim disana mencapai 90% dari total keseluruhan warganya.
Kedekatan rezim yang berkuasa dengan Israel, menyebabkan kebijakan-kebijakan pemerintah cenderung anti Islam.
Hingga kini, warga muslim Azarbaijan masih memperjuangankan hak-hak kaum muslimah untuk mengenakan jilbab.

Inilah Sebabnya Kenapa Kucing Menoleh Ketika Dipanggil 'Pusss'



Dalam kehidupan sehari-hari tentu kita menemukan banyak hewan di sekeliling kita, mulai dari anjing, kucing, belalang, kupu-kupu, ular, tawon, lebah, nyamuk, dan lalat.
Di antara hewan yang telah disebutkan, mungkin yang paling familiar dan akrab dengan manusia adalah anjing dan kucing.Anjing dan kucing, menurut saya, adalah hewan yang paling banyak menerima perhatian dari kita, manusia.
Anjing dan kucing sangat populer untuk dijadikan hewan peliharaan, baik itu di rumah atau sekedar memelihara dengan memberi mereka makan.
Inilah Sebabnya Kenapa Kucing Menoleh Ketika Dipanggil puss
Mereka pastinya sangat senang jika diberikan makan, karena mereka tidak usah susah-susah cari makan ke sana ke mari dengan perut lapar. Mereka hanya perlu menggonggong atau mengeong sebagai tanda mereka lapar dan berharap diberi makan.
Suara 'pus' = makan?
Pertanyaan tentang kucing, kenapa kucing akan datang kalau dipanggil 'pus'? Dan, kenapa semua orang memanggil kucing dengan panggilan 'pus'? Lebih baik ke pertanyaan yang kedua terlebih dahulu.
Kebanyakan orang akan memanggil kucing dengan panggilan 'pus' karena kata 'pus' singkat, padat, dan jelas. Namun, kucing itu sendiri tidak tahu bahwa dirinya dinamakan pus atau apa.
Kucing yang sejak lahir sampai dewasa tidak dipanggil 'pus' tidak akan mendatangi yang memanggilnya 'pus'.Biasanya, orang yang memanggil kucing dengan panggilan 'pus' memiliki tujuan memberi makan. Dengan kebiasan orang yang memanggil 'pus' terus-menerus ketika memberi makan, maka kucing akan mengetahui bahwa suara 'pus' adalah makan.
Inilah Sebabnya Kenapa Kucing Menoleh Ketika Dipanggil puss
Makan adalah kesenangan bagi kucing. Oleh karena itu, dengan memanggil 'pus' maka kucing akan merasa senang dan berharap akan realisasi dari rasa senangnya tersebut yaitu makan. Jadi, kucing yang datang ketika dipanggil 'pus' itu adalah kebiasaan.
Andaikan kucing sejak kecil sampai dewasa dipanggil 'woi' ketika hendak makan, sangat besar kemungkinannya kucing akan datang ketika dipanggil 'woi' meskipun tidak ada makanan.
Tidak heran, kalau ada kucing rumahan yang tidak menengok atau datang jika dipanggil dengan namanya, karena kucing tersebut biasa diberikan makanan begitu saja tanpa ada suara, perintah, atau komando khusus seperti 'pus'.
Oleh karena itu, bagi yang ingin kucingnya datang ketika dipanggil namanya, harus dibiasakan memanggil namanya ketika diberikan makan.
Kalau sudah terbiasa datang ketika dipanggil, maka coba tanpa makanan. Jika kucing datang, maka elus-eluslah dia supaya dia tetap merasa senang dan disayangi.